Langsung ke konten utama

Postingan

Es krim

  Seketika itu aku langsung membayar di kasir, ice cream 6 potong tujuan utama. Setelah lama antri akhirnya sampai juga giliranku. Mereka sudah begitu lama menunggu. Sudut gedung jadi pilihan kita, setelah malepok di atas ubunnya, dan kita menyobek kemaan itu. Datanglah petugas dengan seragam kuning bicara dengan sopan " Bu, di sana saja duduknya Bu, disiko nampak Bana" ucapnya sambil menunjuk ke arah tempat duduk yg mulai kosong. Alhasil kami melanjutkan menikmati disana. Masyaallah tabarakallah @30haribercerita #30haribercerita #30hbc26 #tulisanamie #sajakamie

Bismillah 2026

Januari 2026 Kemaren 31 Desember 2025, bukan akhir. Hari ini 1 Januari 2026 kita mulai semuanya Segala kebaikan yang tertunda Segala kesempatan yang belum tersampaikan dan segala impian yang belum terwujud Mulai dengan semangat dan senyuman Ketika kebaikan itu kita niatkan Tercatat sudah sebagai amalan Tak perlu banyak resolusi Dengan optimis di hati Bahwa langkah kecil itu Memulai sesuatu yang besar Tetap menginspirasi Karena kamu begitu berharga #tulisanamie

| Gerimis Day 22|

 | Gerimis Day 22| Sebelum keluar ruangan beliau masih menjelaskan alasan kenapa rujukan tidak bisa di proses. "kok gitu yo buk, padahal kan kita jelas jelas bayar tiap bulan bpjsnya" ucapku lagi "semua yg 110 ini juga bayar tiap bulan kok" sahut sang dokter "tapi nanti kalau kita minta nya di tgl sehabis tgl 1, ada kemungkinan rujukan habis bu?" kataku lagi "iya bisa, makanya nanti kalau sudah tgl 1 cepat2 aja ke klinik" sahutnya lagi "Kocak nih" (batinku) Sampai sang dokter nantangin aku buat pergi ke rs atau puskesmas, pasti skrg lengang katanya. Karena Kota Padang merupakan no 2 rujukan tertinggi di Indonesia itu faktu kata dokter. "Bagus dong bu, ternyata masyarakat kita peduli kesehatan" ucapku lagi Heheh entah berapa lama aku diruangan dokter, ngalor ngidul ttg kebijakan BPJS ini.. Kata dokter lagi "Kita berprasangka baik saja ke BPJS nya, karena selama ini pasien ada yg bertahun tahun menggunakan rujukan, kita di ...

| Gerimis Day 21|

 | Gerimis Day 21| "Bu, saya mau minta tolong rujukan unk Ayah saya Bu" ucapku kemudian "Oh papanya sakit kaki ?" ucap sang dokter "Iya bu, kata Papa minta tolong minta rujukan unk ronsen ke RS" ucapku menimpali. "wah, belum bisa sekarang rujukannya, nanti tgl 1 bisanya" keluh dokter "e kan sakitnya sekarang bu, kok ndak bisa bu?" ucapku agak pakai intonasi. "ya sekarang BPJS membatasi, kita hanya dapat 110 rujukan, dan sekarang sudah habis" ucap sang dokter Bentar bu, saya hubungi papa dulu ya Bu. Tett.. tett.. "Assalamu'alaykum " ucapku dari ruang praktek di klinik msaih dihadapan sang dokter Ternyata mama yang angkat. "Wa'alaykumussalam " Ucapa mama disana "Ma, kata dokter rujukannya ndak bisa dikasih ma" ucapku Eh tiba tiba disanggah sama dokter "ee jangan bilang ndk bisa, bilang diundur, jgn gitu lah memburukkan nama itu" kata dokter disela aku sdg bicara sama mama "kas...

| Gerimis Day 20|

 | Gerimis Day 20| Akupun masuk ke ruangan dokter, 2 K ikut serta bersama, mereka tidak mau bersama Ayah di ruang tunggu, alhasil aku boyong keduanya ke ruangan praktek dokter. "Asalamu'alaykum Buuuk" ucapku setelah membuka kamar praktek dokter. Tanpa jawaban sang dokter menggangguk. Beliau masih asyik dengan hp ditangan dan mulut komat kamit, telihat sepintas di layar hp dokter itu mushaaf online, ternyata sang dokter sedang kebut baca qur'an Kami masih dianggurin.. Tiba tiba perawat datang, sang perawat langsung ngomong sama dokter, ternyata tak digubris, karna masih dg baca al qur'annya. hehe kocak sih.. Akhirnya beliau menutup hp dan menimpali ucapan perawat. Ini aku skip aja lah, klo bilang disini, ntar malah dokter malu hehe... Akhirnya kami dilayani, sejak td 2K masih sibuk rebutan kursi di dalam ruangan ini. #gerimis30hari #gerimis_Des24_20

| Gerimis Day 19|

 | Gerimis Day 19| Ting  Notifikasi dari kakek masuk "Tolong mintakan rujukan papa ke klinik ya Nak" ucap papa di japri wa "Oke pa, tapi nanti kalau dokternya tanya bilang ke bagian apa Pa?" "Bilang mau ronsen ke RS ya Nak" ucap papa Akhirnya kita berempat singgah ke klinik dahula sepulang kerja kemaren. Setelah menemui bagian pendaftaran mereka bilang "siapa yg sakit kak?" "Orang tua saya Bu, beliau sudah sakit kaki sejak hari jum'at" ucapku melanjutkan "Orang tuanya ndk dibawa kak?" kata kakak yang berjilbab hitam itu. "Tidak kak, beliau tidak bisa jalan" ucapku menimpali "Beliau sering berobat juga ke sini sama dokter xxx, saya diminta bantu mintakan rujukan untuk ronsen ke rumah sakit Bu " sahutku. "Tergantung ya kak" ucapnya kemudian Aku fikir tergantung apa nih, kenapa kok jawabannya tergantung hee.. "silahkan masuk kak" ucapnya lagi - bersambung  #gerimis30hari #gerimis_Des24_...

Patah Hati

  PATAH HATI Pagi tadi tak seperti biasa. Bunda dan Adek berangkat kerja bersama transportasi online. Setelah semua beres Bunda pun pamit pada Uda Karim, Sulungku yang memang biasanya ikut mengantar kekantor bersama Sang Ayah. Tapi karena tadi pagi ada kesibukan lain, Karimpun hanya bisa melepas Bunda dan Adek di depan Kedai. "Bunda ndk pamit dulu sama Karim"Ucapnya saat Bunda sudah menenteng tas. "Kan udah tadi Nak" ucap bunda sambil tersenyum. Bundapun berjongkok didepan Uda Karim, sambil berucap lagi. "Anak Bunda sayang, bunda pamit pergi kerja dulu ya sama adek, nanti kalau Uda udah sekolah, uda boleh main kekantor Bunda ya, kalau sekarang bunda belum bisa bawa anak dua-dua " ucap bunda dengan tenang. "Kenapa begitu Bunda? kan Karim juga mau ikut sama Bunda" ucapnya lagi. "Ndak apa apa Nak" ucap bunda smbil mencoba tenang. "Bunda perginya sebentar aja ya bund, nanti balik lagi ya, bawa es krim untuk Karim" Ucap Karim denga...

Day 23

 Day 22 #30hbc2522 @30haribercerita #30haribercerita #30hbc25keahlian Ternyata tidak mudah Tapi tidak juga rumit Konsisten aja inti semuanya Ketika kita mencoba satu hal baru Berjibaku dengan ide ide itu Kadang dia hadir dalam lamunan Tapi juga datang dalam keseriusan Saat itu aku mencoba tuliskan Dalam fikiran pasti tak mempan Akhirnya aku ambil lembaran Lalu aku goreskan Disana aku berselancar Satu baris tambah barisan Hingga akhirnya aku dapatkan Satu keahlian sebagai seorang pengarang Ya bukan pengarang handal Hanya pengarang yang mencoba keahlian Ahli merangkat kata dalam tulisan Akhirnya berkesan Dan menjadi kebiasaan Selamat mengasah keahlian

Day 23

 Day 23 #30hbc2523 @30haribercerita #30haribercerita "Ara mau tempelnya disini aja Bund" sambil menunjuk kaca pembatas ruangan kantor Bunda. "Oke Nak" Ucap Bunda. Ya, si kecil baru pulang bersama Mama Yen bersama dua abg dari luar kantor. Dengan menggenggam 2 pack sticker, dengan bangga tunjukkan sama bunda. "Ara Stickernya pink Bund" Ucap bibir mungilnya. "Ya Nak, bagus sekali, udah terimakasih ke mama?"Ucap bunda kemudian "Udah Bund, Ara bilang, makasih Ma" lanjutnya Akhirnya terjadilah seperti di video, dan berlangsung selama dua hari, Akhirnya dia memilih menempel di bingkai PC Bunda kerja. "Cantik kan Bund" Ucapnya kemudian. "Cantik bgt nak" Timpal bunda sambil mengusap rambut Ara.

Jangan Berputus Asa

 Bismillah... Minggu kedua Ramadhan th 2025 aku dapat kiriman 3 dus kue dari Tante di Solok Selatan, ya beliau bebikin kue kering untuk lebaran. Aku terniat bantu-bantu dagangan beliau. Pagi itu sopir travel yg bawa paketnya menghubungi ku. Aku jemput dong kedepan kantor paketnya. Karena aku memang udah janji, klo pengiriman ke kantor. Targetnya nanti pembeli teman2 kantor. Ternyata ada 3 dus yang dikirim euy. Wah aku bingung dong. Banyak bgt... Akhirnya bismillah aja.. Hari 1 ada beberapa yang beli.. Dari 3 pack, kurang lah sekitar 10 pcs. Hari ke 2, kurang 2 pcs.. Hari ke 3 aku coba bawa sebagian ke kedai ST Sorenya aku buka lapak depan kedai. Hehehe beda juga ya rasanya jualan ini, ndak sampai setengah jam lapakku kelar, karena hujan turun, dan prepare unk berbuka, dan terjual 1 pack, dan yg belipun anakku sendiri hehe Keesokan harinya subuh, aku posting 1day1ayat pake video jualan kemaren, tetiba ada yg DM kakak skrg yg sdg stay di Inggris. _Amiii, ini berapaan mii 1 bungkusnya...

DDH Membawa Kita Sejauh Ini (Part 2)

  Tring… Notifikasi whatsapp pun masuk ke hp ku, Setelah beberapa waktu lalu aku berikan koment di laman Dokter Hermansyah dan mencantumkan No whasapp, ada saja yg wa aku dan tanya tentang DDH. Kebanyakan dari mereka adalah Ibu muda yg memiliki anak dengan diagnosa DDH juga, umumnya usia toodler. “ Kak, aku baca komentar kakak di Laman Dokter Hermansyah tentang DDH, boleh tanya-tanya kak ” ku baca whasapp dari no tidak dikenal. “ Hei, iya, salam kenal ya Aku Rahmi ” tulisku me reply wa nya. “ iya kak, aku juga didiagnosa DDH, usia sekarang 25 th ” tulisnya lagi “ Wah senang bisa kenal ya kak ” ucapku lagi. Akhirnya kami pun saling bercerita tentang DDH. “ baiknya kita bikin grup whatapp ya kak, biar saling meng edukasi” balas ku lagi . “ iya kak, tapi aku juga tidak ada kenalan lain yg DDH ini kak ” timpanya.   Akhirnya obrolanpun berakhir, hingga akhirnya th 2021 sebuah grup pun hadir.. Tak disangka kami semua pejuang DDH saling menguatkan disana. Mau ...

DDH (Developmental Dysplasia of the Hip) Membawa Kita Sejauh Ini (PART 1)

Bismillahirrahmanirrahim...👀 Assalamu'alaykum semuanya.. Ketemu lagi kita, sudah lama tidak Posting disini. Tulisan kali ini special aku buat untuk para pejuang DDH, Perkenalkan aku juga pejuang DDH, bawaan lahir dan sekarang udah usia 34th tepat di Sptember 2024 kemaren. Kenapa aku mau bicara tentang DDH ini, karena aku sendiri merasakan sulitnya referensi untuk info DDH ini, dulu aku waktu masih SMA baru tau tentang DDH ini, karena awalnya yang aku tau hanya memiliki kekurangan, yaitu kaki yg tidak seimbang. Kaki kanan lebih pendek dari kaki kiri, sehingga untuk berjalan tidak seimbang, alias pincang So far, aku tidak mempermasalahkan kaki ini, karna jujur tidak ada keluhan yang ku rasakan, sejak kecil hingga usia 33 th ini. Aku baru peduli tentang DDH ini, karena waktu usia SMP aku menemani mama kontrol buka jahit di RS Siti Rahmah bersama dokter Hermansyah, waktu itu beliau melihat aku berlari dan berjalan dilobi rumah sakit menuju ruangannya. Dokter memanggilku dan menyaranka...

Sang Imam

  B enar saja semua ini tak akan terjadi jika tak ada timbal balik dari semua kejadian itu. Siang itu matahari bersinar cukup terik, di saat yang sama aku sedang asyik-asyiknya dengan rekan kerja ku fitting baju serangam kantor yang baru, yeay.. Alhamdulillah sama seperti tahun sebelumnya kami mendapatkan masing-masing 3 stel seragam kantor, asiik deh. Kalau dihitung-hitung udah banyak seragam kantor yg menghuni lemari ku dirumah, bayangin aja aku yang udah hampir 4 tahun kerja disini, selalu dijatahin 3 sampai 4 stel seragam, dikalikan aja 4 tahun, jadinya ada sekitar 12 pasang seragam yang nongkrong di lemari. Eh kok ngomongin seragam yak.. hehe.. Ini memang berawal dari seragam kerja, di siang itu setelah semua dirasa cocok, maksudnya seragamnya, dan hanya perlu sedikit renovasi (bagunan kali), kami berlanjut ke aktivitas kerja biasanya, seragam yang mau diperbaiki sudah diserahkan kembali ke penjahitnya. Namun, celotehan kecil dari seorang kakak dikant...