Langsung ke konten utama

| Gerimis Day 22|

 | Gerimis Day 22|


Sebelum keluar ruangan beliau masih menjelaskan alasan kenapa rujukan tidak bisa di proses.


"kok gitu yo buk, padahal kan kita jelas jelas bayar tiap bulan bpjsnya" ucapku lagi

"semua yg 110 ini juga bayar tiap bulan kok" sahut sang dokter

"tapi nanti kalau kita minta nya di tgl sehabis tgl 1, ada kemungkinan rujukan habis bu?" kataku lagi


"iya bisa, makanya nanti kalau sudah tgl 1 cepat2 aja ke klinik" sahutnya lagi


"Kocak nih" (batinku)


Sampai sang dokter nantangin aku buat pergi ke rs atau puskesmas, pasti skrg lengang katanya.


Karena Kota Padang merupakan no 2 rujukan tertinggi di Indonesia itu faktu kata dokter.


"Bagus dong bu, ternyata masyarakat kita peduli kesehatan" ucapku lagi


Heheh entah berapa lama aku diruangan dokter, ngalor ngidul ttg kebijakan BPJS ini..


Kata dokter lagi "Kita berprasangka baik saja ke BPJS nya, karena selama ini pasien ada yg bertahun tahun menggunakan rujukan, kita di klinik ya kasih aja karna permintaan dokternya"


"Kebanyakan pasien maunya dilayani di RS, jd apa kerja kita dokter di klinik, ndk mungkin pasca operasi unk buka jahitan ke RS lagi, kan kita dokter di klinik juga bisa melayani, kerja kita kan bukan hanya menulis dan duduk saja" Keluh dokter lagi


Sambil menulis resep untuk papa, dokter masih cerita ttg kebijakan bpjs yang berlaku 2 bulan ini.


"Ya bu, ambo sdg berobat pake rujukan juga bu ke M djamil, kayaknya juga mau perpanjang rujukan lagi, karena nunggu brg indent dulu dari Eropa" kataku setelah menerima resep obat unk kakek.


"sakik apo" kata dokter lagi


"DDH Bu, displasia panggul, pernah berobat dulu ke Ibu juga.


"oke buk, mokasih ya Bu" ucapku sambil berdiri dan menuju pintu bersama 2K

"tu ba a kondisi kaki kini" kata dokter masih penasaran

"Gini bu, ambo pake sepatu dan sendal khusus, yg beda kiri dan kanan" kataku sambil tersenyum

"hmm" tatapan ibo dari wajah beliau haha..


"Oke buk, mksh yaa, assalamu'alaykum"


Kututup pintu dan segera ku serahkan resep ke bagian apoteker,


Saat di ruang tunggu, aku masih heran dengan segala kebijakan ini.


Ingin ku segera cari tahu kejelasannya.


Dan akhirnya akupun menulis cerita ini didepan meja kerjaku.


-TAMAT


#latepost

UKS 10.26

21/11/2024 


#gerimis30hari

#gerimis_Des24_22

Komentar

Postingan populer dari blog ini

P.A 2x11 6

Bismillah...  Alhamdulillah, mungkin itu belum cukup untuk rasa syukur yang tiada daya akan diri yang hina ini kepada Sang Pencipta.   Sungguh, kejadian ini menjadi momentum perubahan sikap.  Mungkin Allah SWT menguji melalui cara ini.   Ya Rabb, ampuni segala khilaf diri.   Mulai hari ini, berusaha menjadi pribadi mulia, meski bertahap dan berproses.   No Ria dan takbbur.   KArna Istilah ini berarti :   Takabur menurut bahasa artinya adalah sombong atau membanggakan diri.   al-Riya’ adalah memperlihatkan amal kebajikannya kepada manusia.   Thanks Ya Rabb,  alhamdulilah... Engkau masih sayang akan hamba.   Engkau tolong hamba dari arah yang tak terduga.  Dear My sist, Im Sorry for my mistake.  Untuk Pahlawan di siang bolong, makasih banget ya.   P.A 2x11 6 4 January 2015

ikhtiar yaaa

Dengan Siapa Kita Menikah? disela menegerjakan tugas kuliah, saya mendapat pesan dari teman melalui whatsapp. Gemetar & menentes air mata ketika membacanya… Bismillaahirrahmanirrahiim,Nak, ramadhan memasuki 10 hari terakhir, Maafkan sudah lama ummi tak menulis pesan-pesan hidup untukmu. Kali ini umi ingin bercerita tentang takdir jodoh. Ummi tak tahu siapa kelak jodohmu dan dengan cara apa kau bertemu dengan pasangan duniamu, namun bolehkan umi bercerita hikmah tentang maha besarnya Allah yang mengatur masalah pertemuan 2 hati manusia dengan keindahan takdirnya Nak, jika kau bertanya: “Kapan saya menikah?” Adalah takdir yang bisa menjawabnya Takdir tak bisa datang segera saat kita pinta, atau malah mendekat kala kita belum siap. Remah cerita tentang perjalanan seseorang meraih pasangan dunia nya selalu memberikan pembelajaran tersendiri untuk umi, sepanjang umi pernah membantu proses taaruf beberapa ikhwan dan akhwat…, yang paling membuat umi terharu adalah betapa Alla...

Strategi Memasuki Dunia Kerja

Dunia kampus yang sesat lagi akan ditinggalkan. Menuntut para mahasiswa dan mahasiswi yang akan meninggalkan kampus untuk segera mengatur strategi menghadapi masa depannya. Banyak pilihan yang akan diambil, namun saat telah memasuki dunia kerja akan ada berbagai macam kenyataan yang akan dihadapi. Kadang kenyataan itu tidak sesuai dengan apa yang kita fikirkan. Dalam penantian untuk diwisuda, ada juga beberapa mahasiswa yang mencoba untuk melamar pekerjaan. Mencoba peruntungan lewat lamaran-lamaran yang dikirimkan. Para ex mahasiswa dan mahasiswi yang bertitle pencari kerja berbondong-bondong mencari informasi lowongan pekerjaan, baik itu di media massa, internet sampai ke kantor pos. Kadang pekerjaan yang diterima tidak bersesuaian dengan bidang ahli yang kita miliki. Alih-alih ingin mencari pengalaman, yang ada malah timbul perasaan tertekan dengan pekerjaan yang diterima dan selalu menghantui karna tidak sesuai dengan keinginan kita. Jadi saat kita mencoba terjun kedunia pekerjaa...