Langsung ke konten utama

Patah Hati

 


PATAH HATI


Pagi tadi tak seperti biasa.

Bunda dan Adek berangkat kerja bersama transportasi online.

Setelah semua beres Bunda pun pamit pada Uda Karim, Sulungku yang memang biasanya ikut mengantar kekantor bersama Sang Ayah.


Tapi karena tadi pagi ada kesibukan lain, Karimpun hanya bisa melepas Bunda dan Adek di depan Kedai.


"Bunda ndk pamit dulu sama Karim"Ucapnya saat Bunda sudah menenteng tas.


"Kan udah tadi Nak" ucap bunda sambil tersenyum.


Bundapun berjongkok didepan Uda Karim, sambil berucap lagi.


"Anak Bunda sayang, bunda pamit pergi kerja dulu ya sama adek, nanti kalau Uda udah sekolah, uda boleh main kekantor Bunda ya, kalau sekarang bunda belum bisa bawa anak dua-dua " ucap bunda dengan tenang.


"Kenapa begitu Bunda? kan Karim juga mau ikut sama Bunda" ucapnya lagi.


"Ndak apa apa Nak" ucap bunda smbil mencoba tenang.


"Bunda perginya sebentar aja ya bund, nanti balik lagi ya, bawa es krim untuk Karim" Ucap Karim dengan wajah polosnya.


Pagi itu sehabis mandi Karim udah semangat mau pakai gamis, lengkap dengan peci.


Setelah selesai Bunda beberes Adek Ara dan Uda Karim, Pujian bundapun melayang.


"Aduh Pak Ji, ganteng sekali" ucap Bunda ke Karim.


"Bukan Paj Ji ini Bund, tapi ini anak bunda namanya Karim" ucapnya kemudian.


Akhirnya setelah pamit dan segala printilannya kang ojekpun datang.


"Bunda pergi dulu ya nak" Sambil kecup kening Karim.


Terpaksa bunda tutup rollingdoor kedai Syuhada Tailor.


Padahal sebelumnya Karim berucap.


"Jangan ditutup ya bund, Karim mau lihat jalan" ucapnya.


"Nanti ada yang datang Nak, dikira kedai udah buka, kan Ayah masih siap-siap di kamar" sahut bunda menjelaskan.


Setelah tertutup, terdengar tangisan Uda Karim dari dalam kedai, dan Bundapun dengan tangis tertahan menaiki transportasi online bersama Ara.


Deperjalanan Bunda celetuk sama Ara.


"Dek, bunda sedih, Uda Karim tadi nangis dek"


Ara dengan tatapan sedihnya juga menatap bunda pilu.


Perjalanan kedai kantorpun disertai dengan perasaan gundah seorang Bunda.


"Maafkan Bunda Nak"


*Tulisan baru kelar disaat hujan deras turun.


Nanti kita jumpa lagi ya Nak..

LOve u...


Patah hatinya Bunda.

Patah hatinya Anak pertama.


#30haribercerita

@30haribercerita

#30hbc2513

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ikhtiar yaaa

Dengan Siapa Kita Menikah? disela menegerjakan tugas kuliah, saya mendapat pesan dari teman melalui whatsapp. Gemetar & menentes air mata ketika membacanya… Bismillaahirrahmanirrahiim,Nak, ramadhan memasuki 10 hari terakhir, Maafkan sudah lama ummi tak menulis pesan-pesan hidup untukmu. Kali ini umi ingin bercerita tentang takdir jodoh. Ummi tak tahu siapa kelak jodohmu dan dengan cara apa kau bertemu dengan pasangan duniamu, namun bolehkan umi bercerita hikmah tentang maha besarnya Allah yang mengatur masalah pertemuan 2 hati manusia dengan keindahan takdirnya Nak, jika kau bertanya: “Kapan saya menikah?” Adalah takdir yang bisa menjawabnya Takdir tak bisa datang segera saat kita pinta, atau malah mendekat kala kita belum siap. Remah cerita tentang perjalanan seseorang meraih pasangan dunia nya selalu memberikan pembelajaran tersendiri untuk umi, sepanjang umi pernah membantu proses taaruf beberapa ikhwan dan akhwat…, yang paling membuat umi terharu adalah betapa Alla...

Strategi Memasuki Dunia Kerja

Dunia kampus yang sesat lagi akan ditinggalkan. Menuntut para mahasiswa dan mahasiswi yang akan meninggalkan kampus untuk segera mengatur strategi menghadapi masa depannya. Banyak pilihan yang akan diambil, namun saat telah memasuki dunia kerja akan ada berbagai macam kenyataan yang akan dihadapi. Kadang kenyataan itu tidak sesuai dengan apa yang kita fikirkan. Dalam penantian untuk diwisuda, ada juga beberapa mahasiswa yang mencoba untuk melamar pekerjaan. Mencoba peruntungan lewat lamaran-lamaran yang dikirimkan. Para ex mahasiswa dan mahasiswi yang bertitle pencari kerja berbondong-bondong mencari informasi lowongan pekerjaan, baik itu di media massa, internet sampai ke kantor pos. Kadang pekerjaan yang diterima tidak bersesuaian dengan bidang ahli yang kita miliki. Alih-alih ingin mencari pengalaman, yang ada malah timbul perasaan tertekan dengan pekerjaan yang diterima dan selalu menghantui karna tidak sesuai dengan keinginan kita. Jadi saat kita mencoba terjun kedunia pekerjaa...

Seamo Mother...

Bismillah... Setelah cek harddisk external... nemu file dengan judul "seamo Mother" setelah difikir kembali, ternyata ni lagu yang menginspirasi bgt,,, tanpa pikir panjang, langsung gogling dan nemu satu blog yang terjemahin nih lyric.. http://anahafizah.blogspot.com/p/ku-terjemahkan-lagu-seamo-mother.html nih kutipannya : "Hi Mother, Haikei, genki ni shitemasuka? Saikin renraku shinakute gomen   Boku wa nantoka yattemasu..." “ Hi  mam,  Ibuku sayang.. , Apa  yang  sedang kamu lakukan? Maaf, akhir-akhir  ini aku tidak menghubungimu.. Aku ingin beri tahu, kalau kini aku sudah sukses…” Chiisana karada ni chiisana te   Shiraga mo majiri   Marukunatte Shikashi boku ni wa   Nani yori mo ookikute   Dare yori mo tsuyokute Sasaete kureta kono ai   Dakara kodomo ni mo tsutaetai Tubuh  mu  kecil dan begitu juga tangan  mu rambut putih dicampur  hitam  yang  sudah tumbuh lebih  lama Tapi bagiku kau masih lebih be...