Langsung ke konten utama

Postingan

Ilmu akar

[ Rahasia 1 - Ilmu Akar ] Jadi, sebelum bisnis, miliki dulu akar yg kuat. Mungkin anda pernah melihat atau mendengar seseorang bisnis nya selalu gagal. Hidupnya amburadul. Itu yang salah udah pasti orangnya. Kenapa? Karena akarnya gak kokoh. Bukan salah bisnisnya, bukan salah keadaannya. Jelas orang nya yang gak berkualitas. Kualitas manusia itu dari dalam dirinya. Apa yang tampak, dihasilkan dari apa yang tak nampak Percuma bisnis, kalo kualitas diri rendah. Akarnya layu. Dijamin susah sukses. Bisnis apapun, hampir pasti bangkrut. Saya ada kenalan. Melihat secara langsung. Uang banyak ( dari keluarga besar ). Tempat punya ( besar dan dipinggir jalan ). Keluarga mendukung. Kurang apa coba? Tapi bisnis selalu gagal. Sejak awal sampai saat ini. Udah buka ini, itu, buanyak bgt. Semua bangkrut. Nah saya gamau temen2 kayak gitu. Jadi sebelum bahas bisnis, bangun dulu akarnya. Supaya kuat. Apa kesalahan teman saya yg tadi? Dia akarnya gak kuat. Lemah. Payah. Keyakinan...

13/01/2017 Mata Bagi Anda yang Sering Bekerja dengan Komputer

💍 SERI KESEHATAN MUSLIMAH 👓💻 Menjaga Kesehatan 📱👓 Mata Bagi Anda yang Sering Bekerja dengan Komputer         ◇◆◇◆◇◆ 📝 Assalamualaikum saya mau tanya, saya setiap hari nya hampir dengan selalu berada di depan laptop, bagaimana cara saya agar bisa membuat mata saya tetap sehat… ✅ Jawab: Wa’alaikumsalaam wa rohmatulaahi wa barokaatuh → Para pekerja yang senantiasa bekerja berhadapan dengan komputer atau laptop dalam jangka waktu lama memiliki resiko yang besar terjadinya beberapa ganguan mata dan gangguan kesehatan lainnya. → Gangguan tersebut diantaranya adalah ● mata lelah dan sakit ● mata kering,  ● sakit kepala,  ● kabur melihat dekat secara periodik, ● kadang–kadang kabur melihat jauh ● mata merah, rasa panas, silau, pemakaian lensa kontak yang tidak nyaman, perubahan persepsi warna, ● nyeri leher dan bahu.  ✍🏾 Gangguan tersebut dikenal sebagai Computer Vision Syndrome. Adapun beberapa tindakan ya...

Berlebihan... Kasihan...

07.40 wib jam di dinding menunjukkan waktu hari ini. aku bergegas menuju kantor. iya, pagi ini aku naik angkot, karna Apa ku lagi kurang enak badan (Syafakallah Apa)  “semoga Allah menyembuhkan Apa secepatnya, dengan kesembuhan yang tiada sakit selepasnya”. hmm, aku merayu adikku yang bungsu buat ngantar ke Simpang pasar pagi depan, yang jaraknya sekitar 5 menit jika dengan sepeda motor. Halaman depan rumah yang becek karna hujan semalam, agak menyulitkan dia menunggangi si hitam itu. Inisiatif diri buat jalan sedikit biar ng tertalu berat. Melewati rumah tetangga depan yang bertingkat itu, aku bahagia sekali, kenapa karna adikku ini lucunya minta ampun. Dengan jaket meong-meong busana yang dia pakai pagi itu, bikin aku tambah gembira saja. So, saat dia sudah standby depan jalan yg sudah lumayan cantik, namun ng terlalu cantik, aku semangat nih menaiki motor. oya, pas aku mau naik, Ama yang telah selesai telpon Cucu cantik nan sholeha di Duri, anaknya Kakak pertamaku ...

Delapan Belas Dua Puluh Satu

Sumber :  http://auladi.net/delapan-belas-dua-puluh-satu Anak saya rusak gara-gara terpengaruh temannya!”. “Anak saya kena narkoba gara-gara terpengaruh si Aziz temannya!”. “Anak saya jadi membangkang gara-gara sejak bergaul dengan si Anu!” Pernah dengar perkataan orangtua seperti ini? Orangtua yang menyalahkan lingkungan pergaulan atas perilaku anaknya yang bermasalah? Ayah Ibu, ketahuilah anak-anak bermasalah seperti itu memang bermasalah karena pengaruh pergaulan atau temannya. Tetapi itu sebenarnya hanya akibat, bukan penyebab utama. Lalu siapa penyebab utamanya? Ya orangtualah! Anak-anak itu sejak 0 tahun lebih duluan kenal orangtua atau temannya? Orangtuanya kan? Lebih lama hidup dengan orangtua atau temannya? Orangtuanya kan?! Jadi karena orangtua lebih duluan kenal anak, lebih lama hidup dengan anak, daripada dengan teman-temannya, maka menurut Anda pengaruh siapa yang seharusnya lebih besar? Orangtua atau teman? Tentu orangtua bukan? Jadi,...

Menikmati Program 1821

Oleh: Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari Sumber :  http://auladi.net/menikmati-program-1821   Direktur Auladi Parenting School | www.auladi.net Apa itu program 1821? Program 1821 adalah program yang “menyengaja” orangtua untuk fokus dengan anak. Di program 1821 ini suami-istri, orangtua-anak, berinteraksi secara full, mematikan segala jenis kotak: handphone, tv, laptop, kompor, mesin cuci! Entah nanti jika benda-benda ini berubah bentuk jadi tidak kotak. Program 1821 artinya dari jam 18.00 sampai 21.00 sampai menjelang anak tidur, tidak ada lagi sambil-sambilan lagi ngurus anak dan keluarga. Sambil masak, sambil nyuci, sambil setrika, sambil buka laptop, hp, tv. Kecuali, alat-alat itu jadi sumber belajar. Itu pun sesekali. Jika seringkali bisa jadi itu tanda-tanda kita gak ngurus anak karena hanya meng-outsourcingkan anak kepada laptop, hp dan tv. Yang belum tahu program 1821 baca lengkap tulisannya di  Auladi Parenting School Apa saja yang dapat dilak...

Waktu berlalu

Waktu berlalu... Begitu halus menipu... Tadi pagi belum sempat dzikir pagi, - Tahu-tahu sudah jam 9.00 pagi. Belum sempat sedekah pagi, - Matahari sudah meninggi. Rencananya jam 9.30 mau sholat dhuha, - Tiba-tiba adzan dhuhur sudah terdengar. Pinginnya setiap pagi menghabiskan baca 1 juz Al Qur'an atau minimal satu  surat  satu ayat - Tapi ya itu, "pinginnya itu"  dan kebiasaan itu belum terlaksana. Sebenarnya ada komitmen pada diri sendiri, tidaklah berlalu malam kecuali dengan tahajud dan witir, sekalipun hanya 3 rakaat singkat saja. - Dan komitmen itu belum dilaksanakan. - Tanpa hukuman diri atas pengkhianatan komitmen dan tanpa perasaan bersalah lebih sehingga belum merasa taubat. Dulu juga pernah terpikir punya anak asuh, entah yatim entah anak miskin, yang di santuni tiap bulannya. - Ya karena kesibukan lupa merealisasikannya, - Dan itu sudah berlangsung tahunan yang lalu... Akan terus beginikah nasib "hidup" kita? - Menghabis-habiskan umu...

Kebahagiaan

😊TUJUH INDIKATOR KEBAHAGIAAN😊 😊1. QOLBUN SYAKIRUN (hati yg selalu bersyukur). Artinya selalu menerima apa adanya (qona'ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. (QS 13:28, 2:152, 16:18, 34:14, 55:13, 14:7) 😊2. AL-AZWAJU SHALIHAH (pasangan hidup yang sholeh). Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan, suasana rumah dan keluarga yg sholeh pula (QS 51:49, 17:32, 24:32, 24:26) 😊3. AL-AULADUL ABRAR (anak yg sholeh/sholehah). Do'a anak yg sholeh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah SWT, berbahagialah orang tua yang memiliki anak sholeh/sholehah. (QS 17:23, 31:14, 46:15, 29:8, 25:74) 😊4. AL-BAIATU SHOLIHAH (lingkungan yg kondusif untuk iman kita). Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang sholeh yang selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan bila kita salah. (QS 4:69, 51:55, 26:214, 5:2) ...