Bismillah, sepagi ini udah gedubrak gedubruk Karim dengan segala drama lambatnya, udah kayak kaset yg di pause lanjut pause lanjut. Bunda udah mondar mandir kayak setrikaan, sedangkan Ara masih di mimpinyaa. Ayah memilih lebih awal buka Toko Bangunan Ambo Jaya, segera bangkit setelah menghabiskan secangkir kopi, pepaya dan nasi plus dadar. Cukuplah untuk menambah stamina pagi. "Karim, mana sepatunya sebelah lagi? Ucap bunda sambil memasang hijab hijau, seragam hari Senin "Ndak tau Karim nda" ucapnya santai. "Carilah nak, mungkin dibawah mesin jahit itu" sahut Bunda sambil pakai bros bunga silver itu. Karim yang pagi ini masih loading, cuma diam sambil pakai sepatu yang sebelah. Akhirnya Bunda ikut bantu, ternyata sepatu ada dibawah bangku kain paco, padahal udah disediakan rak, tapi tetap juga sepatu istirahat ditempat tersembunyi. Jam udah menunjukkan pukul 07:32, Karim dan bunda udah siap, Akhirnya Ara keluar dari kamar sambil ngeleyot ke Bunda, biasa mau di...
Bahagia, Cinta, Keluarga...