Langsung ke konten utama

Kalah sama Anak Kecil, Malu sama meong :)



Bismillah,

Seperti hari hari biasanya, pukul 10.00 Am suara salam dari depan pintu kantor mulai terdengar.
Ya, gadis kecil itu mulai berlari kearah tempat kerja Bundanya, biasanya ia akan menyalami ante dan oomnya yang tak lain adalah teman kerja Bundanya.

Nah, dari mulut kecilnya, mulailah ia bercerita " tadi Zia praktek sholat di sekolah sama ustadzah, tiap jum'at Zizi sholat", "Sholat Dhuha ya Dek?" ucapku. Ia pun mengangguk dengan senyuman puas.

Nah, seketika aja aku terpaku.
Gadis kecil yang masih TK aja dah memanfaatkan waktu buat Dhuha.
Kan jadi Malu sama Meong :(

Nah saya? kadang masih berfikir untuk ngerjainnya.
Padahal dah jelas jelas, Allah SWT akan memberi ganjaran untuk setiap kebaikan yang kita lakukan

Adapun beberapa keutamaan sholat Dhuha :

Pertama, orang yang shalat Dhuha akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah. “Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Turmudzi)

Kedua, barangsiapa yang menunaikan shalat Dhuha ia tergolong sebagai orang yang bertaubat kepada Alah. “Tidaklah seseorang selalu mengerjakan shalat Dhuha kecuali ia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat.” (HR. Hakim).

Ketiga, orang yang menunaikan shalat Dhuha akan dicatat sebagai ahli ibadah dan taat kepada Allah. “Barangsiapa yang shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, maka dia ditulis sebagai orang yang ahli ibadah. Barangsiapa yang mengerjakannya enam rakaat, maka dia diselamatkan di hari itu. Barangsiapa mengerjakannya delapan rakaat, maka Allah tulis dia sebagai orang yang taat. Dan barangsiapa yang mengerjakannya dua belas rakaat, maka Allah akan membangun sebuah rumah di surga untuknya.” (HR. At-Thabrani).

Keempat, orang yang istiqamah melaksanakan shalat Dhuha kelak ia akan masuk surga lewat pintu khusus, pintu Dhuha yang disediakan oleh Allah. “Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu bernama pintu Dhuha. Apabila Kiamat telah tiba maka akan ada suara yang berseru, ‘Di manakah orang-orang yang semasa hidup di dunia selalu mengerjakan shalat Dhuha? Ini adalah pintu buat kalian. Masuklah dengan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala.” (HR. At-Thabrani).

Kelima, Allah menyukupkan rezekinya. “Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan menyukupimu di akhir harimu.” (HR. Abu Darda`).

Keenam, orang yang mengerjakan shalat Dhuha ia telah mengeluarkan sedekah. “Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab tiap kali bacaan tasbih itu adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma’ruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu, maka cukuplah mengerjakan dua rakaat sholat Dhuha.” (HR Muslim).

Selain keutamaan yang sudah disebutkan di atas, masih ada keutamaan lainnya yang sayang untuk dilewatkan begitu saja. Yaitu dengan mengerjakan shalat Dhuha ada pahala besar berupa pahala seperti orang yang haji dan umrah yang diterima oleh Allah. Barangkali kemuliaan ini masih belum diketahui oleh banyak orang.
Bunyi haditsnya, “Barangsiapa shalat subuh dengan berjamaah, kemudian duduk berdizkir kepada Allah sampai matahari terbit, lalu shalat dua rakaat, dia mendapat pahala seperti haji dan umrah yang sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. Turmudzi).

So, yuk... aku..kamu.. kita.. Sholat Dhuha :)

Ulak Karang, Padang
*5 Februari 2016


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ikhtiar yaaa

Dengan Siapa Kita Menikah? disela menegerjakan tugas kuliah, saya mendapat pesan dari teman melalui whatsapp. Gemetar & menentes air mata ketika membacanya… Bismillaahirrahmanirrahiim,Nak, ramadhan memasuki 10 hari terakhir, Maafkan sudah lama ummi tak menulis pesan-pesan hidup untukmu. Kali ini umi ingin bercerita tentang takdir jodoh. Ummi tak tahu siapa kelak jodohmu dan dengan cara apa kau bertemu dengan pasangan duniamu, namun bolehkan umi bercerita hikmah tentang maha besarnya Allah yang mengatur masalah pertemuan 2 hati manusia dengan keindahan takdirnya Nak, jika kau bertanya: “Kapan saya menikah?” Adalah takdir yang bisa menjawabnya Takdir tak bisa datang segera saat kita pinta, atau malah mendekat kala kita belum siap. Remah cerita tentang perjalanan seseorang meraih pasangan dunia nya selalu memberikan pembelajaran tersendiri untuk umi, sepanjang umi pernah membantu proses taaruf beberapa ikhwan dan akhwat…, yang paling membuat umi terharu adalah betapa Alla...

Strategi Memasuki Dunia Kerja

Dunia kampus yang sesat lagi akan ditinggalkan. Menuntut para mahasiswa dan mahasiswi yang akan meninggalkan kampus untuk segera mengatur strategi menghadapi masa depannya. Banyak pilihan yang akan diambil, namun saat telah memasuki dunia kerja akan ada berbagai macam kenyataan yang akan dihadapi. Kadang kenyataan itu tidak sesuai dengan apa yang kita fikirkan. Dalam penantian untuk diwisuda, ada juga beberapa mahasiswa yang mencoba untuk melamar pekerjaan. Mencoba peruntungan lewat lamaran-lamaran yang dikirimkan. Para ex mahasiswa dan mahasiswi yang bertitle pencari kerja berbondong-bondong mencari informasi lowongan pekerjaan, baik itu di media massa, internet sampai ke kantor pos. Kadang pekerjaan yang diterima tidak bersesuaian dengan bidang ahli yang kita miliki. Alih-alih ingin mencari pengalaman, yang ada malah timbul perasaan tertekan dengan pekerjaan yang diterima dan selalu menghantui karna tidak sesuai dengan keinginan kita. Jadi saat kita mencoba terjun kedunia pekerjaa...

Seamo Mother...

Bismillah... Setelah cek harddisk external... nemu file dengan judul "seamo Mother" setelah difikir kembali, ternyata ni lagu yang menginspirasi bgt,,, tanpa pikir panjang, langsung gogling dan nemu satu blog yang terjemahin nih lyric.. http://anahafizah.blogspot.com/p/ku-terjemahkan-lagu-seamo-mother.html nih kutipannya : "Hi Mother, Haikei, genki ni shitemasuka? Saikin renraku shinakute gomen   Boku wa nantoka yattemasu..." “ Hi  mam,  Ibuku sayang.. , Apa  yang  sedang kamu lakukan? Maaf, akhir-akhir  ini aku tidak menghubungimu.. Aku ingin beri tahu, kalau kini aku sudah sukses…” Chiisana karada ni chiisana te   Shiraga mo majiri   Marukunatte Shikashi boku ni wa   Nani yori mo ookikute   Dare yori mo tsuyokute Sasaete kureta kono ai   Dakara kodomo ni mo tsutaetai Tubuh  mu  kecil dan begitu juga tangan  mu rambut putih dicampur  hitam  yang  sudah tumbuh lebih  lama Tapi bagiku kau masih lebih be...