Postingan

Family Gathering 2018 (1)

Alhamdulillah....

Nikmat Mana yang Pantas Didustakan?

Yang Maha Pengasih
Yang telah mengajarkan Al-Qur’an
Dia menciptakan manusia
Mengajarnya pandai berbicara
Matahari dan bulan menurut perhitungan
Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya
Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca
Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu
Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu
(QS Ar-Rahman 1-9)

Terpana! Itulah yang terjadi pada kebanyakan orang saat membaca bahasa indah dan makna tersirat dalam surat Ar-Rahman ini. Kalimat-kalimat indah ini menunjukkan betapa manusia harus bersyukur karena besarnya kasih sayang Allah, karena Allah mengatur alam sedemikian rupa hingga kita beruntung

Copy link : http://meyheriadi.blogspot.co.id/2011/02/nikmat-mana-yang-pantas-didustakan-qs.html

4 hari berlalu, perjalanan itu Insya Allah penuh makna, ada ilmu yang kita petik ada pelajaran yang kita tarik ada kebahagian yang kita kump…

Perjalanan Duri Riau - Padang West Sumatera

"Bang, ada travel untuk berangkat malam ini ke Padang?" suara Abang Iparku di hp sony nya terdengar.
"Oke Bang, di Tahap 1 ya dekat Hotel Surya", ucap Abang kembali.

Alhamdulillah, long weekend kali ini aku isi dengan vacation ke Humairah House di Duri Bengkalis Riau.

Perjalanan Rabu sore itu, memakan waktu terasa lebih lama dari biasanya, karena di Kobar depan MAPK Kobar, dapat berita kalau terjadi banjir, telaga di depan MAPK tersebut katanya meluap. Aku dengan armada BusYanti Group dapat duduk  dikursi No 20.

Setelah minta izin di office, pukul 14.30 aku udah stay di stasiun kereta api Tabing, eits.. aku bukan nunggu kereta api ya, tapi lagi nunggu armada menuju ke Duri. Ternyata, setelah diantar oleh My Father ke Tabing tersebut, sudah ada 2 orang penumpang yang juga sama-sama menuju Duri.

"Awak katampek Uda wak mah ke Duri, Adiak kama ke Duri tu?" Tanya seorang ibu yang juga menunggu Armada Yanti Group.
"Kalau awak tampek Kakak Buk" Jawabku…

Ilmu akar

[ Rahasia 1 - Ilmu Akar ] Jadi, sebelum bisnis, miliki dulu akar yg kuat. Mungkin anda pernah melihat atau mendengar seseorang bisnis nya selalu gagal. Hidupnya amburadul. Itu yang salah udah pasti orangnya.
Kenapa? Karena akarnya gak kokoh.
Bukan salah bisnisnya, bukan salah keadaannya. Jelas orang nya yang gak berkualitas. Kualitas manusia itu dari dalam dirinya. Apa yang tampak, dihasilkan dari apa yang tak nampak
Percuma bisnis, kalo kualitas diri rendah. Akarnya layu. Dijamin susah sukses. Bisnis apapun, hampir pasti bangkrut. Saya ada kenalan. Melihat secara langsung.
Uang banyak ( dari keluarga besar ). Tempat punya ( besar dan dipinggir jalan ). Keluarga mendukung. Kurang apa coba?
Tapi bisnis selalu gagal. Sejak awal sampai saat ini.
Udah buka ini, itu, buanyak bgt. Semua bangkrut.
Nah saya gamau temen2 kayak gitu. Jadi sebelum bahas bisnis, bangun dulu akarnya. Supaya kuat. Apa kesalahan teman saya yg tadi?
Dia akarnya gak kuat. Lemah. Payah.
Keyakinan rendah. Kesabaran ku…

13/01/2017 Mata Bagi Anda yang Sering Bekerja dengan Komputer

šŸ’ SERI KESEHATAN MUSLIMAH
šŸ‘“šŸ’» Menjaga Kesehatan šŸ“±šŸ‘“ Mata Bagi Anda yang Sering Bekerja dengan Komputer         ◇◆◇◆◇◆
šŸ“ Assalamualaikum saya mau tanya, saya setiap hari nya hampir dengan selalu berada di depan laptop, bagaimana cara saya agar bisa membuat mata saya tetap sehat…
✅ Jawab: Wa’alaikumsalaam wa rohmatulaahi wa barokaatuh
→ Para pekerja yang senantiasa bekerja berhadapan dengan komputer atau laptop dalam jangka waktu lama memiliki resiko yang besar terjadinya beberapa ganguan mata dan gangguan kesehatan lainnya.
→ Gangguan tersebut diantaranya adalah ● mata lelah dan sakit ● mata kering,  ● sakit kepala,  ● kabur melihat dekat secara periodik, ● kadang–kadang kabur melihat jauh ● mata merah, rasa panas, silau, pemakaian lensa kontak yang tidak nyaman, perubahan persepsi warna, ● nyeri leher dan bahu.  ✍šŸ¾ Gangguan tersebut dikenal sebagai Computer Vision Syndrome.
Adapun beberapa tindakan yang dapat mencegah atau mengurangi keluhan terjadinya gangguan tersebut adalah :

Berlebihan... Kasihan...

Gambar
07.40 wib jam di dinding menunjukkan waktu hari ini.
aku bergegas menuju kantor.

iya, pagi ini aku naik angkot, karna Apa ku lagi kurang enak badan (Syafakallah Apa)
 “semoga Allah menyembuhkan Apa secepatnya, dengan kesembuhan yang tiada sakit selepasnya”.

hmm, aku merayu adikku yang bungsu buat ngantar ke Simpang pasar pagi depan, yang jaraknya sekitar 5 menit jika dengan sepeda motor.

Halaman depan rumah yang becek karna hujan semalam, agak menyulitkan dia menunggangi si hitam itu.
Inisiatif diri buat jalan sedikit biar ng tertalu berat.
Melewati rumah tetangga depan yang bertingkat itu, aku bahagia sekali, kenapa karna adikku ini lucunya minta ampun.

Dengan jaket meong-meong busana yang dia pakai pagi itu, bikin aku tambah gembira saja.
So, saat dia sudah standby depan jalan yg sudah lumayan cantik, namun ng terlalu cantik, aku semangat nih menaiki motor.

oya, pas aku mau naik, Ama yang telah selesai telpon Cucu cantik nan sholeha di Duri, anaknya Kakak pertamaku Kak Na, beliau men…

Delapan Belas Dua Puluh Satu

Gambar
Sumber : 
http://auladi.net/delapan-belas-dua-puluh-satu
Anak saya rusak gara-gara terpengaruh temannya!”. “Anak saya kena narkoba gara-gara terpengaruh si Aziz temannya!”. “Anak saya jadi membangkang gara-gara sejak bergaul dengan si Anu!” Pernah dengar perkataan orangtua seperti ini? Orangtua yang menyalahkan lingkungan pergaulan atas perilaku anaknya yang bermasalah? Ayah Ibu, ketahuilah anak-anak bermasalah seperti itu memang bermasalah karena pengaruh pergaulan atau temannya. Tetapi itu sebenarnya hanya akibat, bukan penyebab utama. Lalu siapa penyebab utamanya? Ya orangtualah! Anak-anak itu sejak 0 tahun lebih duluan kenal orangtua atau temannya? Orangtuanya kan? Lebih lama hidup dengan orangtua atau temannya? Orangtuanya kan?! Jadi karena orangtua lebih duluan kenal anak, lebih lama hidup dengan anak, daripada dengan teman-temannya, maka menurut Anda pengaruh siapa yang seharusnya lebih besar? Orangtua atau teman? Tentu orangtua bukan? Jadi, jika ada anak lebih ter…

Menikmati Program 1821

Oleh: Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari

Sumber : 

http://auladi.net/menikmati-program-1821

Direktur Auladi Parenting School | www.auladi.net
Apa itu program 1821? Program 1821 adalah program yang “menyengaja” orangtua untuk fokus dengan anak.
Di program 1821 ini suami-istri, orangtua-anak, berinteraksi secara full, mematikan segala jenis kotak: handphone, tv, laptop, kompor, mesin cuci! Entah nanti jika benda-benda ini berubah bentuk jadi tidak kotak.
Program 1821 artinya dari jam 18.00 sampai 21.00 sampai menjelang anak tidur, tidak ada lagi sambil-sambilan lagi ngurus anak dan keluarga. Sambil masak, sambil nyuci, sambil setrika, sambil buka laptop, hp, tv. Kecuali, alat-alat itu jadi sumber belajar. Itu pun sesekali. Jika seringkali bisa jadi itu tanda-tanda kita gak ngurus anak karena hanya meng-outsourcingkan anak kepada laptop, hp dan tv.
Yang belum tahu program 1821 baca lengkap tulisannya di Auladi Parenting School
Apa saja yang dapat dilakukan pada saat 1821? Tidak mu…